Konsep utama

Faktur, kwitansi, dan estimasi

Tiga dokumen berbeda dengan peran jelas. Memakai yang tepat menghindari kebingungan dengan klien dan pembukuan.

Perbedaan singkat

Faktur

Anda meminta pembayaran untuk pekerjaan atau produk yang sudah diserahkan. Ada nomor, total, dan tanggal jatuh tempo.

Kwitansi

Anda mengonfirmasi sudah menerima pembayaran. Diterbitkan setelah uang masuk, bukan sebelumnya.

Estimasi / penawaran

Anda mengusulkan harga sebelum mengerjakan. Setelah disetujui, bisa diubah menjadi faktur.

Alur tipikal

Estimasi atau penawaran, lalu faktur saat disetujui, dan kwitansi saat klien bayar.

Catatan

Dalam Bahasa Indonesia sering dipakai « penawaran » untuk harga tetap. « Estimasi » lebih bersifat acuan. Keduanya untuk mengusulkan harga sebelum menagih.

Buat dokumen Anda gratis

Daftar dan buat estimasi serta faktur profesional dalam hitungan menit.