Definisi
Retensi adalah sebagian dari setiap pembayaran termin yang ditahan pemberi kerja sampai pekerjaan selesai dan masa pemeliharaan berakhir, sebagai jaminan atas cacat dan penyelesaian pekerjaan. Di proyek konstruksi Indonesia, besarnya lazim 5 persen dari nilai kontrak, dan pada pengadaan pemerintah dapat diganti dengan jaminan pemeliharaan dari bank atau asuransi.
Disebut juga: Retention, Retainage, Uang retensi, Dana retensi
Buat faktur pertama Anda dalam hitungan menit.
Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.
Buat faktur gratis →Retensi dalam praktik
Dalam pengadaan pemerintah, Perpres 16/2018 menetapkan retensi 5 persen yang berfungsi sebagai jaminan pemeliharaan. Penyedia dapat menerima pembayaran 95 persen saat serah terima pertama (PHO) dan sisanya setelah masa pemeliharaan selesai, atau menerima 100 persen dengan menyerahkan jaminan pemeliharaan senilai 5 persen dari nilai kontrak.
Proyek swasta mengikuti kontrak masing-masing, tetapi pola 5 persen hingga akhir masa pemeliharaan juga umum. Tunjukkan retensi dengan jelas di setiap faktur termin: nilai bruto termin, retensi yang ditahan, dan jumlah bersih yang harus dibayar.
Catat akumulasi retensi agar faktur pelepasan retensi di akhir proyek akurat, dan tagih segera setelah berita acara serah terima akhir (FHO) ditandatangani.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah retensi sama dengan retainer?
Tidak. Retensi adalah uang yang ditahan klien dari pembayaran Anda sampai pekerjaan tuntas. Retainer adalah uang yang dibayar klien di muka untuk mengamankan layanan Anda.
Kapan retensi bisa ditagih?
Biasanya setelah masa pemeliharaan selesai dan serah terima akhir (FHO) ditandatangani. Pada pengadaan pemerintah, jaminan pemeliharaan dikembalikan 14 hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai. Periksa kontrak Anda untuk syarat dan jangka waktunya.
Istilah terkait
- Tagihan termin Tagihan termin adalah faktur yang menagih sebagian nilai proyek besar sesuai kemajuan pekerjaan, bukan satu tagihan di akhir proyek.
- Faktur pelunasan Faktur pelunasan adalah faktur terakhir pada sebuah proyek yang dikirim setelah seluruh pekerjaan selesai.
- Retainer Retainer adalah biaya berulang yang dibayar klien untuk memesan ketersediaan seorang profesional atau membayar di muka sejumlah pekerjaan setiap periode.
- Pembayaran termin Pembayaran termin adalah pembayaran yang jatuh tempo ketika satu tahap proyek yang telah ditentukan selesai, misalnya persetujuan desain, pengiriman prototipe, atau peluncuran.
- Change order Change order adalah kesepakatan tertulis untuk mengubah lingkup pekerjaan semula, termasuk dampaknya terhadap harga dan jadwal, yang disetujui klien sebelum pekerjaan tambahan dimulai.
Halaman ini hanya berisi informasi umum dan bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Aturan dapat berubah dan berbeda di setiap tempat, jadi konsultasikan situasi Anda dengan pengacara atau akuntan yang berkualifikasi.