Definisi
Pembayaran termin adalah pembayaran yang jatuh tempo ketika satu tahap proyek yang telah ditentukan selesai, misalnya persetujuan desain, pengiriman prototipe, atau peluncuran. Skema ini memecah proyek besar menjadi beberapa pembayaran yang terkait dengan kemajuan pekerjaan, bukan dengan tanggal kalender. Di Indonesia, skema termin sangat umum pada proyek konstruksi, pengembangan software, dan pengadaan.
Disebut juga: Pembayaran bertahap per milestone, Milestone payment, Termin proyek
Buat faktur pertama Anda dalam hitungan menit.
Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.
Buat faktur gratis →Pembayaran termin dalam praktik
Setiap tahap harus dapat diverifikasi secara objektif agar tidak ada perdebatan kapan pembayaran jatuh tempo. Di Indonesia, bukti penyelesaian tahap biasanya berupa berita acara serah terima (BAST) atau berita acara kemajuan pekerjaan yang ditandatangani kedua pihak.
Setiap termin ditagih dengan faktur tersendiri yang merujuk ke kontrak induk, misalnya "Termin 2 dari 4: 30 persen setelah BAST desain". Jika klien memotong retensi, tampilkan potongan itu secara terpisah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa banyak termin yang ideal untuk satu proyek?
Tiga sampai lima termin cukup umum, misalnya DP, satu atau dua termin kemajuan, dan pelunasan setelah serah terima. Kurang dari tiga memusatkan risiko, sedangkan lebih dari lima menambah beban administrasi.
Apakah pembayaran termin sama dengan cicilan?
Tidak. Termin dikaitkan dengan selesainya tahap pekerjaan, sedangkan cicilan dikaitkan dengan tanggal kalender tanpa melihat kemajuan pekerjaan. Keduanya bisa dipadukan dalam satu kontrak, asalkan jadwal dan syarat setiap pembayaran ditulis dengan jelas.
Istilah terkait
- Tagihan termin Tagihan termin adalah faktur yang menagih sebagian nilai proyek besar sesuai kemajuan pekerjaan, bukan satu tagihan di akhir proyek.
- Uang muka (DP) Uang muka atau DP (down payment) adalah pembayaran sebagian yang dilakukan sebelum pekerjaan dimulai atau barang dikirim, sering kali 30 sampai 50 persen dari total nilai.
- Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan adalah uraian tertulis tentang apa yang termasuk dalam sebuah proyek, meliputi hasil kerja, tugas, jadwal, asumsi, dan hal yang dikecualikan.
- Retensi Retensi adalah sebagian dari setiap pembayaran termin yang ditahan pemberi kerja sampai pekerjaan selesai dan masa pemeliharaan berakhir, sebagai jaminan atas cacat dan penyelesaian pekerjaan.
- Pembayaran cicilan Pembayaran cicilan adalah salah satu dari serangkaian pembayaran terjadwal yang bersama-sama melunasi satu faktur atau pembelian.
- Faktur pelunasan Faktur pelunasan adalah faktur terakhir pada sebuah proyek yang dikirim setelah seluruh pekerjaan selesai.
Halaman ini hanya berisi informasi umum dan bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Aturan dapat berubah dan berbeda di setiap tempat, jadi konsultasikan situasi Anda dengan pengacara atau akuntan yang berkualifikasi.