Definisi
Packing list adalah dokumen yang menyertai kiriman dan mencantumkan barang serta jumlah di dalam setiap kemasan. Penerima memakainya untuk memeriksa apakah pesanan tiba lengkap. Berbeda dengan faktur, packing list biasanya tidak mencantumkan harga dan tidak meminta pembayaran. Dalam ekspor, packing list juga menjadi dokumen pendukung pemberitahuan pabean.
Disebut juga: Daftar kemasan, Packing slip, Daftar isi kiriman
Buat faktur pertama Anda dalam hitungan menit.
Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.
Buat faktur gratis →Packing list dalam praktik
Packing list umumnya memuat nomor pesanan atau PO, tanggal kirim, alamat pengiriman dan penagihan, uraian barang, SKU, jumlah dipesan, dan jumlah dikirim. Untuk ekspor, packing list juga mencantumkan jumlah koli, berat bersih dan kotor, serta ukuran kemasan.
Bagian gudang penerima mencocokkan packing list dengan PO dan isi fisik kiriman. Bagian keuangan kemudian mencocokkannya dengan faktur sebelum membayar, karena itu jumlah di packing list dan faktur harus sama.
Untuk pengiriman dalam negeri, peran packing list sering digabung dengan surat jalan, yaitu dokumen yang ditandatangani penerima sebagai bukti barang sudah diterima.
Contoh
Toko alat kantor di Bandung mengirim 10 dari 12 kursi yang dipesan. Packing list menunjukkan 12 dipesan, 10 dikirim, dan 2 menyusul, sedangkan fakturnya hanya menagih 10 kursi yang sudah dikirim.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya packing list dan faktur?
Packing list menjelaskan isi kiriman dan tidak memuat harga. Faktur menyatakan berapa yang harus dibayar pembeli dan kapan. Keduanya sebaiknya mencantumkan nomor pesanan atau PO yang sama agar mudah dicocokkan.
Apakah packing list sama dengan surat jalan?
Mirip, tetapi fungsinya berbeda. Packing list merinci isi kemasan, sedangkan surat jalan menyertai pengiriman dan ditandatangani penerima sebagai bukti serah terima. Di banyak usaha dalam negeri, surat jalan sudah mencakup rincian barang sehingga packing list terpisah tidak diperlukan.
Istilah terkait
- Surat jalan Surat jalan adalah dokumen yang menyertai pengiriman barang dan mencantumkan jenis serta jumlah barang yang dikirim.
- Purchase order (PO) Purchase order (PO) adalah dokumen resmi yang dikirim pembeli kepada pemasok untuk memesan barang atau jasa dengan harga, jumlah, dan jadwal pengiriman yang disepakati.
- SKU (kode barang) SKU atau stock keeping unit adalah kode yang dibuat usaha untuk setiap produk atau jasa yang dijualnya agar stok, harga, dan penjualan mudah dilacak.
- Three-way matching Three-way matching adalah kontrol utang usaha di mana perusahaan membandingkan purchase order, dokumen penerimaan barang, dan invoice pemasok sebelum membayar.
- Bill of lading (B/L) Bill of lading atau konosemen adalah dokumen yang diterbitkan pengangkut kepada pengirim sebagai tanda terima barang yang dimuat, bukti kontrak pengangkutan, dan, jika dapat diperdagangkan, dokumen kepemilikan atas barang.
- Commercial invoice Commercial invoice adalah faktur resmi pengiriman barang antarnegara yang dipakai otoritas pabean untuk menetapkan nilai, bea, dan pajak barang.
Halaman ini hanya berisi informasi umum dan bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Aturan dapat berubah dan berbeda di setiap tempat, jadi konsultasikan situasi Anda dengan pengacara atau akuntan yang berkualifikasi.