Definisi
Perjanjian tingkat layanan atau service level agreement (SLA) adalah kontrak, atau bagian dari kontrak, yang menetapkan standar terukur yang dijanjikan penyedia jasa, seperti uptime, waktu respons, dan waktu penyelesaian, serta konsekuensinya jika tidak tercapai. SLA sering memuat service credit, yaitu potongan tagihan ketika target tidak terpenuhi.
Disebut juga: Service level agreement, SLA, Kesepakatan tingkat layanan
Buat faktur pertama Anda dalam hitungan menit.
Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.
Buat faktur gratis →Perjanjian tingkat layanan (SLA) dalam praktik
Jika SLA memuat service credit, terapkan pada faktur berikutnya sebagai potongan atau baris nota kredit yang jelas, dengan menyebutkan periode dan target yang tidak tercapai. Melakukannya tanpa diminta membangun kepercayaan klien.
Di Indonesia, SLA lazim pada layanan TI, hosting, telekomunikasi, dan alih daya. Pastikan cara mengukur target, misalnya jam kerja atau 24 jam sehari, tertulis jelas agar tidak menjadi sumber sengketa faktur.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu service credit?
Pengurangan biaya, sering berupa persentase dari biaya bulanan, yang diberikan penyedia kepada klien ketika gagal memenuhi target SLA. Potongan ini biasanya muncul pada faktur berikutnya.
Apakah SLA harus berupa kontrak terpisah?
Tidak. SLA bisa menjadi lampiran MSA, bagian dari kontrak layanan, atau dokumen tersendiri. Yang penting, target, cara pengukuran, dan konsekuensinya disepakati secara tertulis.
Istilah terkait
- Perjanjian induk layanan (MSA) Perjanjian induk layanan atau master services agreement (MSA) adalah kontrak yang mengatur syarat umum hubungan berkelanjutan antara klien dan penyedia jasa, seperti syarat pembayaran, kerahasiaan, tanggung jawab, dan hak kekayaan intelektual.
- Nota kredit Nota kredit adalah dokumen yang diterbitkan penjual untuk mengurangi atau membatalkan jumlah tagihan pada faktur yang sudah terbit.
- Faktur berulang Faktur berulang adalah faktur yang dibuat otomatis dengan jadwal tetap, misalnya bulanan atau tahunan, untuk klien, item, dan syarat yang sama setiap periode.
- Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan adalah uraian tertulis tentang apa yang termasuk dalam sebuah proyek, meliputi hasil kerja, tugas, jadwal, asumsi, dan hal yang dikecualikan.
Halaman ini hanya berisi informasi umum dan bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Aturan dapat berubah dan berbeda di setiap tempat, jadi konsultasikan situasi Anda dengan pengacara atau akuntan yang berkualifikasi.