Definisi
Letter of credit (L/C) adalah janji tertulis dari bank pembeli untuk membayar penjual sejumlah tertentu, asalkan penjual menyerahkan dokumen yang sesuai persis dengan syarat L/C, seperti commercial invoice, bill of lading, dan packing list. L/C menggantikan risiko kredit pembeli dengan risiko bank, sehingga sering dipakai dalam perdagangan internasional dengan mitra baru.
Disebut juga: L/C, LC, Kredit berdokumen, Documentary credit
Buat faktur pertama Anda dalam hitungan menit.
Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.
Buat faktur gratis →Letter of credit (L/C) dalam praktik
Sebagian besar L/C tunduk pada Uniform Customs and Practice for Documentary Credits (UCP 600) dari ICC. Bank memeriksa dokumen, bukan barangnya, sehingga perbedaan ejaan atau tanggal di invoice bisa dianggap discrepancy dan menunda atau menggagalkan pembayaran.
L/C yang dikonfirmasi (confirmed L/C) menambahkan bank kedua, sering kali bank di negara eksportir, yang ikut menjamin pembayaran. Ini melindungi eksportir Indonesia jika bank atau negara pembeli dinilai berisiko.
Untuk transaksi di dalam negeri, bank di Indonesia menyediakan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) yang fungsinya mirip L/C. Karena biayanya cukup besar, L/C dan SKBDN umumnya dipakai untuk pengiriman bernilai besar.
Contoh
Pembeli di Dubai membuka L/C senilai USD85.000 untuk eksportir rempah di Surabaya. Setelah barang dikapalkan, eksportir menyerahkan invoice, B/L, dan surat keterangan asal ke banknya, lalu dibayar setelah dokumen dinyatakan sesuai.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa yang terjadi jika data invoice tidak sama dengan L/C?
Bank dapat menolak dokumen karena discrepancy. Pembeli bisa menyetujui perbedaan itu, tetapi pembayaran tertunda dan tidak lagi dijamin bank. Salin uraian barang, angka, dan nama persis seperti tertulis di L/C.
Apakah L/C sama dengan bank garansi?
Tidak persis. L/C adalah jalur pembayaran utama dalam transaksi. Bank garansi atau standby L/C hanya dibayarkan jika pembeli gagal memenuhi kewajibannya, sehingga fungsinya lebih sebagai jaminan cadangan.
Istilah terkait
- Bill of lading (B/L) Bill of lading atau konosemen adalah dokumen yang diterbitkan pengangkut kepada pengirim sebagai tanda terima barang yang dimuat, bukti kontrak pengangkutan, dan, jika dapat diperdagangkan, dokumen kepemilikan atas barang.
- Commercial invoice Commercial invoice adalah faktur resmi pengiriman barang antarnegara yang dipakai otoritas pabean untuk menetapkan nilai, bea, dan pajak barang.
- Bayar di muka Bayar di muka adalah syarat pembayaran yang mewajibkan pembeli melunasi seluruh nilai pesanan sebelum penjual mengirim barang atau memulai pekerjaan.
- Incoterms Incoterms adalah istilah perdagangan standar tiga huruf dari Kamar Dagang Internasional (ICC) yang menentukan siapa yang menanggung biaya angkut, asuransi, dan kepabeanan, serta kapan risiko berpindah dari penjual ke pembeli.
- Kode SWIFT Kode SWIFT, disebut juga BIC (Bank Identifier Code), adalah kode 8 atau 11 karakter yang mengidentifikasi bank tertentu untuk transfer internasional.
Halaman ini hanya berisi informasi umum dan bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Aturan dapat berubah dan berbeda di setiap tempat, jadi konsultasikan situasi Anda dengan pengacara atau akuntan yang berkualifikasi.