Akuntansi

Pengakuan pendapatan

Definisi

Pengakuan pendapatan adalah prinsip akuntansi yang menentukan kapan penghasilan dicatat dalam pembukuan bisnis. Dengan basis akrual, pendapatan diakui saat sudah diperoleh, yaitu ketika barang atau jasa sudah diserahkan, bukan saat invoice dikirim atau uang diterima. Pembayaran di muka dicatat sebagai pendapatan diterima di muka sampai pekerjaannya selesai.

Disebut juga: Revenue recognition, PSAK 115, PSAK 72, IFRS 15

Buat faktur pertama Anda dalam hitungan menit.

Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.

Buat faktur gratis →

Pengakuan pendapatan dalam praktik

Bagi banyak usaha kecil, penyerahan dan penagihan terjadi hampir bersamaan, sehingga tanggal invoice cukup mewakili. Perbedaannya penting jika Anda menagih di muka, seperti langganan tahunan atau retainer, atau menagih di belakang untuk proyek panjang.

Entitas yang memakai SAK Indonesia menerapkan PSAK 115 Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, yang mengadopsi IFRS 15. Sebelum penomoran ulang oleh IAI yang berlaku sejak 2024, standar ini dikenal sebagai PSAK 72. Model lima langkahnya: identifikasi kontrak, identifikasi kewajiban pelaksanaan, tentukan harga transaksi, alokasikan harga, lalu akui pendapatan saat setiap kewajiban dipenuhi.

Usaha yang memakai SAK EMKM atau SAK Entitas Privat mengikuti aturan yang lebih sederhana, dan pengakuan penghasilan untuk pajak bisa berbeda dari akuntansi. Tanyakan kepada akuntan Anda standar mana yang berlaku.

Contoh

Sebuah perusahaan perangkat lunak di Jakarta menagih Rp12.000.000 pada 1 Januari untuk langganan satu tahun. Perusahaan mengakui pendapatan Rp1.000.000 setiap bulan dan mencatat sisanya sebagai pendapatan diterima di muka.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah pendapatan diakui saat invoice dikirim?

Dengan basis akrual, pendapatan diakui saat sudah diperoleh, yang sering tetapi tidak selalu sama dengan tanggal invoice. Dengan basis kas, pendapatan diakui saat pembayaran diterima.

Apakah usaha kecil wajib menerapkan PSAK 115?

Tidak selalu. PSAK 115 adalah bagian dari SAK Indonesia, yang wajib bagi entitas dengan akuntabilitas publik dan boleh dipilih entitas lain. Banyak UMKM memakai SAK EMKM, sedangkan entitas privat lain dapat memakai SAK Entitas Privat.

Istilah terkait

Halaman ini hanya berisi informasi umum dan bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Aturan dapat berubah dan berbeda di setiap tempat, jadi konsultasikan situasi Anda dengan pengacara atau akuntan yang berkualifikasi.

Invoice Website

Terapkan istilah ini dalam praktik.

Buat faktur atau estimasi profesional dalam hitungan menit. Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.