Kontrak dan harga

Biaya pembatalan (kill fee)

Definisi

Biaya pembatalan atau kill fee adalah pembayaran yang menjadi hak freelancer atau kontraktor ketika klien membatalkan proyek di tengah jalan, sebagai kompensasi atas pekerjaan yang sudah dilakukan dan waktu yang telah dialokasikan. Biaya ini umum di bidang penulisan, fotografi, desain, dan media, dan biasanya berupa persentase tetap dari total biaya yang dicantumkan dalam kontrak.

Disebut juga: Kill fee, Cancellation fee, Biaya terminasi, Kompensasi pembatalan

Buat faktur pertama Anda dalam hitungan menit.

Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.

Buat faktur gratis →

Biaya pembatalan (kill fee) dalam praktik

Kisaran yang umum sekitar 25 sampai 50 persen dari biaya yang disepakati, atau skala bertahap sesuai kemajuan proyek. Tagih segera setelah pembatalan dengan merujuk klausul kontrak dan pekerjaan yang sudah selesai.

Di Indonesia, banyak freelancer melindungi diri dengan uang muka (DP) yang tidak dapat dikembalikan. Cara ini efektif, asalkan sifat DP yang tidak dapat dikembalikan ditulis jelas di penawaran atau kontrak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bisakah menagih biaya pembatalan jika tidak ada di kontrak?

Anda bisa memintanya dan menagih pekerjaan yang sudah selesai, tetapi tanpa klausul biaya pembatalan, klien cenderung menolak. Tambahkan klausul ini pada kontrak berikutnya.

Apakah DP bisa berfungsi sebagai kill fee?

Bisa, jika kontrak menyatakan DP tidak dapat dikembalikan saat klien membatalkan. Tanpa ketentuan tertulis, klien bisa meminta DP dikembalikan setelah dikurangi nilai pekerjaan yang sudah selesai.

Istilah terkait

Halaman ini hanya berisi informasi umum dan bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Aturan dapat berubah dan berbeda di setiap tempat, jadi konsultasikan situasi Anda dengan pengacara atau akuntan yang berkualifikasi.

Invoice Website

Terapkan istilah ini dalam praktik.

Buat faktur atau estimasi profesional dalam hitungan menit. Gratis untuk memulai, tanpa kartu kredit.